Sabtu, 21 Mei 2016

Meninggalkanmu menapaki jejak ku pada Rabb ku



Pagi yang sejuk ditemani matahari yang mulai tersenyum di ufuk timur serta sejuknya udara dan pemandangan masih berkabut yang akan menimbulkan daun bebasahan itu nyata nya tak aku temui lagi saat-saat di rumahku melainkan menemukan itu semua ketika aku sedang berada di perjalananku, ya.itu perjalananku menuju kampusku tercinta,pagi pagi buta aku sudah berangkat menapakan jejaku ke angkutan umum, Rasanya aku harus bekerja keras lagi karena sebentar lagi aku akan menyelesaikan skripsiku.. Perjalananku menuju kampus berlangsung selama 2 jam dengan mengendarai busway , sambil memandangi pemandangan kota-kota di pagi hari itu nyatanya sudah mulai ramai walaupun nyatanya masih pagi-pagi buta yaitu pukul 04.30 . Disela-sela perjalanan itu aku turun sejenak dari busway itu dan beranjak menuju masjid terdekat karena sudah menunjukan waktu subuh. "Alhamdulillah" ucapku dalam batin sambil berjalan menunggu angkutan umum Baru saja aku menjejakan kaki ku ke pintu busway "Braakkkkk" aku menabrak salah seorang pria dan menjatuhkan buku-bukunya "Maaf yah mass aku tidak sengaja,boleh aku rapikan"dengan perasaan bersalah aku pun cepat2 merapikan buku2nya yang berserakan di tepi jalan "Tidak apa apa terimakasih yah, maaf mengganggu perjalananmu " dengan ikhlas pria itu menampak kan senyumanya ke wajahku "Maaf sekali ya mas soalnya aku sedang terburu-buru menuju kampusku" "Iya maafkan saya juga ngomong-ngomong dimana kampusmu?"Tanya si pria itu "Di universitas indonesia" jawabku singkat "Saya disitu juga kebetulan saya mengambil fakultas hukum disana,kalo begitu mari kita bersama-sama pergi ke sana" ajak pria itu dengan senang hati Di busway itu aku berbincang-bincang dengan pria itu dan ternyata dia bernama putra, pria itu nyata nya sangat seru. Semakin hari aku semakin dekat denganya, entah mengerjakan tugas bersama-sama , saling tukar pikiran, dan lain lain,namun mengapa dan entah kenapa aku sangat merasa nyaman denganya, aku berkata dalam batinku"Ya Allah apakah perasaan yang timbul ini baik untuku, tunjukan jalanMu padaku ya Rabb" Hatiku kalut berkecamuk dalam kegelisahan ketika mengenal dia dan mengenal dia lebih dekat seperti sekarang ini.. Aku terus berusaha tak menceritakan hal ini pada siapapun tapi Aku terus berdoa Agar rasa ini hilang dan tak bermain-main menyelubungi hati ku lagi. Beberapa pekan kemudian aku telah menyelesaikan skripsi dan mengelar sidang wisuda namun beberapa hari kemudian aku pun terserang penyakit yang amat sangat ganas yaitu kanker darah hingga aku akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan ke S2 dahulu.. Namun aku janji dalam hatiku aku akan berusaha melanjutkan perkuliahanku namun takdir berkata lain,, Nyatanya aku perasaan ini masih terselubung dalam hatiku untuk putra, "biarlah aku merahasiakan ini hingga perasaan ini terkubur di dalam pusara ku" sambil meneteskan air mata yang berlinang aku mencoba menuliskan surat untuk iqbaal yang akan aku titipkan ke salah satu sahabatku yaitu nisa Pada hari jum'at Aku pun menghembuskan nafas terakhirku di rumah sakit, Iqbaal yang mendengar aku sudah tidak ada hanya bisa menahan sedih yang berkesinambungan karena ternyata iqbaal pun merahasiakan perasaan cintanya kepadaku. "Nis mengapa bisa terjadii nis? Aku belum sempat mengungkapkan ini nis" dengan air mata yang berlinang iqbaal nampaknya tak percaya dengan keadaan ini "Sabar Ya iqbaal, aku pun sama sebagai seorang sahabatnya tak bisa percaya akan hal ini, namun kita harus ikhlas dengan kepergian indri, agar dia bahagia disana , oya aku punya surat dari indri beberapa hari yang lalu dia menitipkan ini padaku"anis merogoh tas nya lalu menjulurkan tanganya dan memberi surat itu kepada iqbaal
Iqbaal langsung membuka surat itu. "Assalamualaikum iqbaal kenalanku di busway smile emotikon tak ku sangka aku akan pergi salam manis untumu iqbaal nyatanya sakit meninggalkan seberkas perasaan kepada seseorang yang aku cintai namun ini benar-benar perwujudan aku dalam mencintai mu agar aku dan kamu bisa saling menjaga fitnah, semoga kamu bisa mendapatkan pasangan yang sholehah ya baal . Wassalamualaikum smile emotikon"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar