Sabtu, 21 Mei 2016

meninggalkanmu menapaki jejak Rabb ku


Pada panorama yang indah di sore hari ku memandang seberkas cahaya itu, ya itu matahari yang hampir tenggelam menyinari lautan bali yang dimana tempat tinggal ku tak jauh dari tempat itu, sambil bergilirnya matahari itu tenggelam fikiranku terbesit untuk meninggalkan kota ini entah mengapa,aku ingin hijrah ke kota lain yang menuntutku ke kota itu ya itu kota bandung. Disana aku berniat untuk berkeliling-keliling saja menikmati kesejukan panorama nya.
"mamak aku berangkat ya, nanti aku belikan mamak oleh2 sana" mimik wajahku sangat bahagia tapi meninggalkan kecemasan juga karena akan berpisah dengan keluarga selama beberapa hari
"Iya hati2 ya nak disana, semoga mendapatkan pengalaman yang berharga, mamak doakan disini, dan mamak tak minta apa2 selain keselamatan untukmu" sambil mengecup keningku,serta memeluk erat tubuhku
Disela-sela perjalanan aku terpaku pada salah satu universitas di bandung yaitu universitas institut teknologi bandung,hatiku terpana pada universitas itu dan akhirnya aku mencari-cari informasi itu hingga akhirnya takdirpun mengatakan aku harus kuliah di bandung dan hijrah mandiri dengan seorang diri. "Aku yakin bisa melakukan ini" tekadku kuat
Hari demi hari aku kuliah di jurusan teknologi ini, aku merasakan banyak ilmu yang aku dapatkan tapi semua ini belum cukup untuk kepuasanku dalam menuntut ilmu Aku banyak belajar juga dari seorang teman kampusku Adi, ya dia seorang teman dekatku karena kami sudah berkenalan sejak pertama ospek di universitas ini..aku dan dia saling bertukar fikiran tentang dunia perkuliahan serta lain sebagainya,hingga rasanya sangat dekat sekali dengan dia namun, lama makin lama dalam benak ku ada rasa yang berbeda dengan dirinya ,, "mengapa dia mulai memperhatikan aku dengan lebih?"Batinku bergulat
Aku mencoba mempositifkan fikiranku yang sedang bergulat ini. Ahh entahlah rasaku berbeda sampai suatu hari dia mengirim pesan singkat kepadaku "Indri kmu datang ya nanti malam ke taman indah kota bndung" Dalam batinku, ada apa ini? Lalu aku pun meng iyakan permintaan adi dan aku bergegas menuju tempat itu.
Aku makin terheran heran dengan keadaan ini banyak lampu2 warna warni,bunga-bunga mawar dan lilin-lilin yang disusun secara indah dengan membentuk love
Aku pun berkata kepada adi"ada apa di?" Gugupku "Indri, sejak lama kita berteman, namun entahlah mengapa aku sangat nyaman denganmu,aku kagum dengamu ndrii maukah kamu menjadi pacarku " sambil memberikan cincin perak itu adi berkata seperti itu kepadaku
Angin badai seakan menerobos fikiranku,aku kalut dengan keadaan ini aku bingung namun aku beranikan tekadku untuk menolak dia walaupun aku sebenarnya cinta aku tak mau mengotori hubungan ini dengan cinta semu, akhirnya aku pun lari"maaf di, mungkin kita belum bisa bersatu,semoga kami bisa diberkan cinta yang Baik yah" aku terbirit-birit lari dari tempat itu
Keesokan harinya aku pun pindah kuliah di bandung dan kembali ke tempat asalku yaitu di bali,dan tidak menghubungi adi lagi
Dengan mencoba menjaga kehormatanku sebagai wanita,aku tak mau berjalin dengan cinta semu yang mungkin bisa menyesatkan jiwa ini . Semoga Allah meridhai Perjalanan Hijrahku menuju rabb ku...............

Tidak ada komentar:

Posting Komentar